Executive Room
Rabu, 6 September 2017
Peran Agen Asuransi di tahun 2017


Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu menyatakan tenaga pemasar memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan asuransi jiwa. Pada 2016, AAJI mencatat jumlah tenaga pemasar berlisensi asuransi jiwa tumbuh 6% yaitu dari 512.657 orang pada 2015 menjadi 543.192 orang pada akhir 2016. Dari jumlah tersebut, sekitar 90,8% tenaga pemasar berasal dari saluran keagenan.
 

Sebagai contoh nahwa tenaga pemasar dari saluran keagenan berperan besar, dapat dilihat dari PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life). Wannaartha Life akan meningkatkan jumlah tenaga pemasaran atau agen untuk menggenjot pemasaran produk asuransi dan mengejar target pertumbuhan premi sebesar 15% hingga akhir 2017.

President Director Wanaartha Life Yanes Y. Matulatuwa mengatakan hingga Mei 2017, jumlah agen asuransi dibawah naungan Wanaartha Life telah mencapai 3.650 agen. Wannartha Life memiliki target pertumbuhan agen menjadi 5.000 agen pada akhir 2017.

Dewasa ini masyarakat semakin menyadari kebutuhan untuk memiliki asuransi. Hal ini menandakan bahwa ada peluang yang besar dalam bisnis asuransi melihat dari peningkatan jumlah agen yang memiliki lisensi. 
 
Hal ini direspon baik oleh Wanaartha Life dengan meningkatkan jumlah agen pemasaran untuk mengejar peluang yang ada. Wanaartha Life ingin meningkatkan kemampuan kompetisinya dalam bisnis asuransi ini agar dapat bersaing dengan perusahaan asuransi lainnya. 
 
Dengan situasi ini maka dapat disimpulkan bahwa terjadi persaingan yang sangat ketat pada saat ini di bisnis asuransi seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap asuransi. 
 
Artikel Lainnya